Manajemen Operasi dan Rantai Pasok
Identitas MK
| Kode | 701A1002 |
|---|---|
| Nama | Manajemen Operasi dan Rantai Pasok |
| Jenis | Wajib |
| Semester | 1 |
| SKS | 3 |
| Dosen Pengampu |
Dr. NURMAL IDRUS, S.E., M.M
Dr. HJ IKA MAHKOTA PUTRI, S.E., M.M.
|
Mata kuliah Manajemen Operasi dan Rantai Pasok (Supply Chain Management) pada jenjang Magister (S2) membahas konsep, teori, dan praktik lanjutan dalam pengelolaan operasi dan rantai pasok yang berorientasi pada penciptaan keunggulan kompetitif melalui efisiensi, kualitas, kecepatan, fleksibilitas, inovasi, dan ketangguhan (resilience) organisasi. Materi pembelajaran meliputi perancangan, analisis, dan pengelolaan proses bisnis (process mapping), pengambilan keputusan strategis dalam operasi yang mencakup kapasitas, tata letak, teknologi proses, dan produktivitas, serta manajemen kualitas terpadu dan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Selain itu, mahasiswa mempelajari perencanaan permintaan (demand planning), pengendalian persediaan, serta integrasi rantai pasok dari hulu hingga hilir yang mencakup pengadaan, produksi, distribusi, logistik, dan kolaborasi dengan mitra bisnis. Pembahasan juga mencakup manajemen risiko dan ketahanan rantai pasok, penerapan strategi rantai pasok berkelanjutan (sustainable/green supply chain), serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kinerja dan daya saing organisasi. Pembelajaran diselenggarakan dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) yang menekankan pencapaian capaian pembelajaran melalui diskusi kritis, analisis studi kasus, kuis, penugasan individual maupun kelompok, serta proyek akhir berupa penyusunan rekomendasi strategi operasi dan rantai pasok yang disajikan dalam bentuk laporan profesional atau policy brief dan dipresentasikan secara eksekutif.
Download RPSCPL yang Dibebankan
Menguasai teori manajemen secara mendalam, khususnya MSDM UMKM, dan mampu mengembangkan pendekatan baru secara ilmiah melalui riset yang teruji dan orisinal.
Mampu menganalisis dan memecahkan permasalahan manajerial berdasarkan teori dan praktik terkini pada konteks lokal, nasional, dan global, serta menyusun rekomendasi kebijakan berbasis riset dan best practices.
Mampu bekerja dalam tim lintas disiplin dan lintas budaya dengan integritas dan tanggung jawab sosial untuk menyelesaikan permasalahan organisasi/UMKM secara profesional.
Mampu menjadi konsultan, manajer, pemimpin organisasi, atau wirausahawan yang andal dalam menghadapi dinamika dunia usaha dan industri dengan keputusan berbasis analisis dan etika manajemen.
Mampu berperan sebagai konsultan, manajer, pemimpin organisasi, atau wirausahawan yang andal dalam menghadapi dinamika dunia usaha/industri.
CPMK dan Sub CPMK
CPMK02-1
Mampu menjelaskan konsep manajemen operasi dan rantai pasok dalam konteks UMKM.
- SUB-CPMK02-1.1 - Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar, ruang lingkup, dan fungsi manajemen operasi dan rantai pasok.
- SUB-CPMK02-1.2 - Mahasiswa mampu menjelaskan peran manajemen operasi dan rantai pasok dalam pencapaian keunggulan kompetitif organisasi/UMKM.
- SUB-CPMK02-1.3 - Mahasiswa mampu menganalisis hubungan strategi operasi dengan prioritas kompetitif, seperti biaya, kualitas, kecepatan, fleksibilitas, dan ketangguhan.
CPMK02-2
Mampu menganalisis proses operasi, rantai pasok, bottleneck, risiko, kualitas, dan produktivitas UMKM.
- SUB-CPMK02-2.1 - Mahasiswa mampu menyusun peta proses operasi dan rantai pasok secara sistematis.
- SUB-CPMK02-2.2 - Mahasiswa mampu mengidentifikasi bottleneck, waste, risiko, dan permasalahan kualitas dalam proses operasi.
- SUB-CPMK02-2.3 - Mahasiswa mampu menganalisis kinerja operasi menggunakan indikator produktivitas, kualitas, efisiensi, waktu proses, dan KPI operasional.
- SUB-CPMK02-2.4 - Mahasiswa mampu merumuskan peluang perbaikan proses berbasis data dan temuan analisis.
CPMK02-3
Mampu merancang solusi peningkatan efisiensi, kualitas, layanan, dan ketahanan operasional UMKM.
- SUB-CPMK02-3.1 - Mahasiswa mampu mengevaluasi alternatif keputusan kapasitas, tata letak, teknologi proses, dan pengukuran kinerja operasional.
- SUB-CPMK02-3.2 - Mahasiswa mampu merancang perencanaan permintaan dan persediaan untuk mendukung efisiensi rantai pasok.
- SUB-CPMK02-3.3 - Mahasiswa mampu merancang strategi pengadaan, produksi, distribusi, logistik, dan integrasi rantai pasok hulu–hilir.
- SUB-CPMK02-3.4 - Mahasiswa mampu merumuskan strategi supply chain resilience, manajemen risiko, dan keberlanjutan atau green supply chain.
CPMK02-4
Mampu menyusun dan menyajikan rekomendasi perbaikan operasi/rantai pasok secara profesional, kolaboratif, dan bertanggung jawab.
- SUB-CPMK02-1.1 - Mahasiswa mampu menyusun laporan profesional atau policy brief berbasis analisis data, literatur, dan hasil kajian kasus.
- SUB-CPMK02-1.2 - Mahasiswa mampu merumuskan rekomendasi strategi operasi dan rantai pasok secara terintegrasi, aplikatif, dan berbasis bukti.
- SUB-CPMK02-1.3 - Mahasiswa mampu mempresentasikan hasil analisis dan rekomendasi secara efektif, logis, etis, dan profesional.
- SUB-CPMK02-1.4 - Mahasiswa mampu bekerja secara kolaboratif dan bertanggung jawab dalam penyusunan serta presentasi rekomendasi.
Instrumen Penilaian
Dosen menilai mahasiswa berdasarkan instrumen berikut. Sistem akan mengonversi nilai instrumen menjadi nilai CPMK dan CPL.
| Instrumen | Bobot Nilai Akhir | CPMK yang Diukur |
|---|---|---|
| Partisipasi PARTISIPASI |
10.00% | CPMK02-1 CPMK02-2 CPMK02-3 CPMK02-4 |
| Tugas 1 TUGAS1 |
10.00% | CPMK02-2 |
| Tugas 2 TUGAS2 |
10.00% | CPMK02-3 |
| Tugas 3 TUGAS3 |
10.00% | CPMK02-3 |
| Proyek 1 PROYEK1 |
25.00% | CPMK02-3 CPMK02-4 |
| Test Tulis UTS UTS |
20.00% | CPMK02-1 CPMK02-2 |
| Test Tulis UAS UAS |
15.00% | CPMK02-3 CPMK02-4 |
Bahan Kajian
Manajemen operasi dan rantai pasok UMKM: proses bisnis, efisiensi operasi, kualitas, produktivitas, logistik, supply chain, dan ketahanan operasional.
Analisis kinerja organisasi dan pengambilan keputusan berbasis data: KPI, produktivitas, evaluasi kinerja, problem identification, root cause analysis, risk-based decision, dan best practices.
Strategi kompetitif dan keberlanjutan UMKM: analisis lingkungan bisnis, strategi bersaing, keunggulan kompetitif, growth strategy, sustainability, triple bottom line, dan ESG dasar.
Sistem informasi manajemen dan transformasi digital UMKM: POS, pembayaran digital, pencatatan keuangan sederhana, dashboard, HR analytics dasar, teknologi informasi, dan adopsi digital.